Make your own free website on Tripod.com

  General Audit

  Audit Umum

 

                     Penugasan Audit umum adalah audit umum atas laporan keuangan historis (historical financial audit) oleh Akuntan Publik (auditor independent, baik independent in fact dan ataupun independent in performance, serta independent in prophesy), dengan tujuan untuk memberikan pendapat mengenai kewajaran Laporan Keuangan yang disajikan manajemen perusahaan, tidak salah saji dalam semua hal yang material sesuai denganprinsip akuntansi yang berlaku umum. Prinsip akuntansi yang berlaku umum adalah prinsip akuntansi yang bersifat mandatori yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia, dan atau prinsip komprehensif.

 

                Laporan keuangan Auditan  (audited financial statement) sangant berguna bagi pemakai baik intern, maupun ekstern, untuk memberi keyakinan bahwa keputusan diambil atas dasar informasi yang dapat dipercaya. Dengan demikian masalah risiko informasi yang senantiasa menjadi pertimbangan yang rumit bagi pengambil keputusan sekurang-kurangnya dapat dieliminasi walaupun tidak secara keseluruhan.

 

                Sebagai penyedia jasa audit dan konsultasi manajemen yang telah berkiprah sejak februari 1978, walaupun bukan yang besar apalagi terbesar, tetapi kami senantiasa menjaga mutu serta objektifitas dan independensi sesuai dengan persyaratan moral maupun standar kerja serta etika profesi sebagai ciri personil yang profesional. Kami telah melaksanakn audit umum untuk berbagai bidang usaha seperti :

 

Perdagangan/distributor, industri jasa, manufaktur, industri Perbankan baik perusahaan swasta atau perusahaan pemerintah, industri kehutanan dan hasil hutan seperti : HPH, HTI, TPTI, Kayu Lapis, saw Mill, plywood, dan sebagainya, industri gsrmen, sepatu, kulit, kontraktor dan real estate, perhotelan dan restaurant, pariwisata, telekomunikasi, transportasi, perasuransian, perkebunan, peternakan, koperasi, BUMN/BUMD, organisasi nir laba seperti yayasan kesejahteraan, perguruan tinggi, dll.

 

                Semua jenis perusahaan tersebut baik perusahaan perorangan, persekutuan, perseroan terbatas baik berstatus Penanaman Modal Asing, penanaman Modal Dalam Negeri, Perseroan Konvensional.